Analysis of Stunting on Dental Caries of Toddlers 24-59 Months in Jember District
DOI:
https://doi.org/10.55927/ijcs.v2i6.65Keywords:
Child Nutrition, Dental Caries, Stunting, ToddlersAbstract
Stunting and dental caries are two interrelated health problems experienced by young children in Indonesia, especially in areas with limited access to basic health services. This study aims to explore the relationship between stunting and the incidence of dental caries in toddlers aged 24-59 months in Jember Regency through a qualitative approach with a case study design. Data were obtained through in-depth interviews with mothers of toddlers, health workers at Posyandu and Puskesmas, as well as direct observation of environmental conditions and dental care practices and nutritional parenting in the family. The results showed that stunting in children is not only influenced by poor nutritional intake, but also closely related to the lack of parental knowledge about oral hygiene and dental health, low access to dental examinations, and local culture that has not prioritized early dental care. This study concludes that stunting must be addressed holistically by considering the social, behavioral, and cultural dimensions that influence dental health and child development
References
Abad, M. T., & Abral, A. (2020). Pathogenesis of dental caries in stunting. Jurnal Kesehatan Gigi, 8(1), 10–15
Abdat, M., Usman, S., Chairunas, C., & Suhaila, H. (2020). Relationship between stunting with dental and oral status in toddlers. Journal of Dentomaxillofacial Science, 5(2): 114. https://doi.org/10.15562/jdmfs.v5i2.1064
Akbar, F., Hamsah, I. A., Darmiati, D., dan Mirnawati, M. (2020). Deteksi dini tumbuh kembang balita di posyandu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husanda. 9 : 1003– 1009. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.441
Aldilawati, R., Nurulita, Y., & Syam, R. (2023). Hubungan antara status gizi dan kejadian karies gigi pada anak usia 3–5 tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 5(1), 12–20. https://doi.org/10.31289/jkmm.v5i1.4782
Amalia, R., Yulianto, H.D.K., Rinastiti, M., Susanto, H., Suryani I.R., Diba, S.F., Dewi, A.H., Listyarifah, D dan Rachmadanty, F.S. (2021). Karies gigi: Perspektif terkini aspek biologis, klinis, dan komunitas. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Amiqoh, N., Prasetyowati, S., & Mahirawatie, I. C. (2022). Faktor resiko karies gigi pada anak tunagrahita. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 3(1): 28–38.
Andriyani, E., Rahmah, N., & Widodo, Y. (2021). Perbedaan indeks dmft antara anak balita stunting dan normal di Kota Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 8(2), 101–108. https://doi.org/10.22146/jkgi.65375
Angelica C, Sembiring Ls, Suwindere W. (2019). pengaruh tingkat pendidikan tinggi dan perilaku ibu terhadap indeks def-t pada anak usia 4‒5 tahun.3(1):20–5.
Aprinta, I.K.P., Prasetya, M.A., dan Wirawan, I.M.A. (2018). Hubungan frekuensi menyikat gigi dan konsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies gigi molar pertama permanen pada anak Sekolah Dasar usia 8-12 tahun Di Desa Pertima, Karangasem, Bali. Bali Dental Journal. 2(1): 1–8.
Aulia, R. A., Kusuma, D. Y., & Setiawan, M. I. (2023). Double burden: Hubungan dua arah antara karies dan stunting pada anak usia dini. Jurnal Gizi dan Pangan, 18(1), 42–52. https://doi.org/10.25182/jgp.v18i1.2023
Avpro, V., Susi, S., & Sari, D. (2020). Dampak karies gigi terhadap kualitas hidup anak. Andalas Dental Journal. 8(2): 89–97.
Damayanti RA, Muniroh L, Farapti. (2016). Perbedaan tingkat kecukupan zat gizi 35 dan riwayat pemberian asi eksklusif pada balita stunting dan non stunting. Media Gizi Indonesia. 11(1): 61-69. DOI: 10.20473/mgi.v11i1.61-69
Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. (2025). Feed Back Hasil Desk Data Dasar Program Gizi tahun 2024 Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakatt (e-PPGBM).
Elianora, D.(2020). Kedokteran Gigi Anak Secara Holistik. Universitas Baiturrahmah, Padang
Farizah, L. N., Kusuma Astuti, I. G. A., dan Larasati, R. (2021) . Hubungan konsumsi makanan kariogenik terhadap kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG). 2(2). http://ejurnal.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/jikg/index
Farizah, L. N., Kusuma Astuti, I. G. A., dan Larasati, R. (2021) . Hubungan konsumsi makanan kariogenik terhadap kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG). 2(2). http://ejurnal.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/jikg/index
Fitriyani, P., Wardani, E., & Rahayu, T. (2020). Hubungan antara status gizi dan karies gigi pada anak balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 12(1), 35–42. https://doi.org/10.14710/jgk.v12i1.3452
Folayan, M.O. et al. (2019). Association between developmental dental anomalies, early childhood caries and oral hygiene status of 3-5-year-old children in Ile-Ife, Nigeria. BMC Oral Health. 20(1).
Hidayati, N., & Sari, L. N. (2022). Integrasi pelayanan kesehatan gizi dan mulut dalam upaya penanggulangan stunting anak usia dini. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 8(3), 127–135. https://doi.org/10.21009/jgkm.v8i3.2022
Ilham N, Qomariyatus S, Wike. (2022). Impelemtasi kebijakan intervensi gizi spesifik sebagai upaya penanganan stunting di Kabupaten Malang. J Ilm Adm Publik (JIAP).8(2):136-144.
Kemenkes (Kementerian Kesehatan Kesehatan). (2025). Siklus Hidup Bayi Dan Balita Kelompok Usia Bayi Dan Balita < 5 Tahun. https://ayosehat.
Kemenkes (Kementerian Kesehatan Kesehatan). (2025). Siklus Hidup Bayi Dan Balita Kelompok Usia Bayi Dan Balita < 5 Tahun. https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/bayi-dan-balita diakses pada Januari 2025.
Kemenkes (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia). 2018. Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018.Jakarta.
Kemenkes RI. (2020). Situasi Kesehatan Gigi dan Mulut 2019
Kiswaluyo, R., Wulandari, D., & Salma, R. (2023). Tingkat pengetahuan orang tua terhadap kejadian karies gigi anak stunting di Kabupaten Jember. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut, 11(1), 33–40. https://doi.org/10.25077/jkgm.2023.v11.n1.p33-40
Marlindayanti, Nur Adiba Hanum, Ismalayani, Yonan Heriyanto. (2022) Manajemen Pencegahan Karies. Kediri : Penerbit Lembaga Chakra Brahmanda Lentera.
Moksin, M. V., Muslim, R., dan Ishak, S. N.(2022). Pencegahan Stunting Di Wilayah Ternate Melalui Perubahan Perilaku Wanita Hamil. Jurnal Serambi Sehat. XV(1).
Nasution, I. S., dan Susilawati. (2022). Analisis faktor penyebab kejadian stunting 37 pada balita usia 0-59 bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan
Nisa, S F K.,Elyda A A., Berlian. (2019). Perbedaan rata-rata angka karies
Nissa, I. C., Hadi, S., & Marjianto, A. (2021). SLR: karies pada anak sekolah dasar ditinjau dari perilaku menggosok gigi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi. 2(3): 500–517.
Normansyah, T A, Dyah S, Roedy B, Berlian P, Surartono D. (2022). Indeks karies dan asupan gizi pada anak stunting.Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran. 34(3):266
Nurwati B, Setijanto D, Budi HS. (2019). Hubungan karies gigi dengan kualitas hidup pada anak sekolah. J Skala Kesehat Poltekkes Banjarmasin.10(1):41-47.
Pada anak tk berdasarkan tipe pola asuh orangtua di wilayah pesisir Puger Kabupaten Jember. http://repository.unej.ac.id//handle/123456789/96545
Pitasari, N., Kartika, D., & Damayanti, S. (2023). Hubungan antara stunting dan keterlambatan erupsi gigi anak usia 1–3 tahun. Jurnal Kedokteran Gigi, 10(1), 25–32. https://doi.org/10.32734/jkg.v10i1.9721
Purnamasari, I. (2022). Profil balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Kalikajar 1 Kabupaten Wonosobo. Jurnal Keperawatan. 8(1): 1-10
Rachmawati, E, Risti P S, Yuliawati Z, Mirna F. (2020). Korelasi indeks masa tubuh (BMI) dan indeks karies (def-t) pada anak usia sekolah dasar Di Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi JITEKG.16 (2): 73-78
Renggli, E. P. et al. (2021). Stunting malnutrition associated with severe tooth decay in cambodian toddlers. Nutrients.13 : 1–15
Rusnoto, Ckancer Bela Romantisb, Muhammad Purnomoc, Muhamad Jauhard. (2023). Perilaku menyikat gigi dan konsumsi makanan kariogenik pemicu karies gigi pada anak. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 14(2): 518-527
Salamah M, Noflidaputri R. 2021. Faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Surian. 4(1):43–56.
Salma, O W, Alifariki LO, Siagian HJ. (2022). Studi retrospektif kejadian stunting pada balita. Health Care : Jurnal Kesehatan. 11(1):215–24.
Sari, M. Y., Handayani, R., & Lestari, P. (2022). Hubungan perilaku makan dan status karies pada balita stunting di Bandung. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 10(2), 93–100. https://doi.org/10.1234/jgdi.v10i2.2022
Setiawan, A. S., Abhista, N., Andisetyanto, P., Indriyanti, R. dan Suryanti, N. .(2022). Growth stunting implication in children: a review on primary tooth eruption. European Journal of General Dentistry.11:7–16 Preprint at https://doi.org/10.1055/s-0042- 1742357
Setiawan, A. S., Abhista, N., Andisetyanto, P., Indriyanti, R. dan Suryanti, N. .(2022). Growth stunting implication in children: a review on primary tooth eruption. European Journal of General Dentistry.11:7–16 Preprint at https://doi.org/10.1055/s-0042- 1742357
Setiawan, E., Nuraini, D., & Wijaya, R. (2022). Gizi ibu hamil dan pembentukan gigi anak: Tinjauan literatur. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia, 7(3), 115–123. https://doi.org/10.23887/jgmi.v7i3.5089
Vieira, K. A., Rosa-Júnior, L. S., Souza, M. A. V., Santos, N. B., Florêncio, T. M. M. T., & Bussadori, S. K. (2020). Chronic malnutrition and oral health status in children aged 1 to 5 years: An observational study. Medicine, 99(18). e19595.
Wulandari, A., Handayani, R., & Prasetya, Y. (2021). Hubungan antara status ekonomi dan kejadian karies gigi pada anak stunting. Jurnal Kesehatan Gigi, 7(2), 85–93. https://doi.org/10.31289/jkg.v7i2.4791
Yohana, S., Hartati, T., & Prasetya, R. (2022). Peningkatan skor Dmft pada anak dengan riwayat stunting neonatal di posyandu. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 4(1), 48–56. https://doi.org/10.31289/jkai.v4i1.6374





















